Restoran KOTA PASURUAN, JAWA TIMUR

Dhe Gedangku & Bakso Sakera

Dhe Gedangku & Bakso Sakera: Perpaduan Legenda Kuliner Khas Kota Pasuruan Kota Pasuruan, yang selama ini mungkin lebih dikenal sebagai kota industri dan persin...

D
Kurasi Redaksi DISEKITAR 25 September 2026 · 3 min baca

Kartu Story Media Sosial (9:16)

Siap diunduh untuk Instagram Story & WA Status

Menyiapkan gambar kartu...
Format: 1080×1920 HD · Tanpa Beban Server

Sematkan di Website Anda

Tampilkan ulasan kurasi resmi DISEKITAR di blog atau situs resmi bisnis Anda

Live Preview:
Salin Kode HTML: Tempel di WordPress, Webflow, atau HTML
Tautan resmi & aman (dofollow backlink)
Bagikan:

Dhe Gedangku & Bakso Sakera: Perpaduan Legenda Kuliner Khas Kota Pasuruan

Kota Pasuruan, yang selama ini mungkin lebih dikenal sebagai kota industri dan persinggahan di jalur pantura, ternyata menyimpan sejuta cerita rasa yang sayang untuk dilewatkan. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas kota, terdapat dua nama yang selalu menjadi incaran para pecinta kuliner: Dhe Gedangku dan Bakso Sakera. Bukan sekadar tempat makan, keduanya adalah representasi otentik dari kekayaan gastronomi lokal yang telah mengakar kuat di hati masyarakat Jawa Timur.

Bagi Anda yang menyukai petualangan rasa, kedua tempat ini menawarkan pengalaman yang berbeda namun sama-sama menggugah selera. Mari kita bedah satu per satu pesona di baliknya.

Dhe Gedangku: Si Manis Legendaris yang Menggoda

Jika Anda memiliki lidah yang menyukai rasa manis yang legit, maka Dhe Gedangku adalah surga kecil di Pasuruan. Nama "Gedang" dalam bahasa Jawa merujuk pada pepaya, yang menjadi bahan utama sajian andalan mereka. Berbeda dengan olahan rujak atau asinan, Dhe Gedangku menyajikan es pepaya yang disajikan dengan saus gula merah kental, santan segar, dan es serut yang melimpah.

Kelezatan es ini terletak pada kesegaran pepaya yang dipilih langsung dari kebun, dipotong dadu besar, lalu disiram dengan kuah gula aren yang dimasak dengan kayu manis dan daun pandan. Aromanya harum, rasanya manis alami tanpa membuat enek. Suasana kedainya yang sederhana justru menambah nilai nostalgia, seolah membawa Anda kembali ke masa kecil saat menikmati jajanan tradisional di pasar.

Jangan lupa untuk mencoba varian campur dengan nangka, yang menambah tekstur kenyal dan aroma tropis yang lebih kuat. Es ini sangat cocok dinikmati di siang hari yang terik, sebagai pelepas dahaga yang menyehatkan karena kaya akan vitamin dari buah-buahan segar.

Bakso Sakera: Gurihnya Daging Sapi dengan Sentuhan Sejarah

Sementara itu, untuk urusan gurih dan mengenyangkan, Bakso Sakera adalah jawabannya. Nama "Sakera" sendiri diambil dari tokoh legendaris asal Pasuruan, seorang jawara yang dikenal pemberani dan disegani. Sesuai dengan namanya, bakso ini memiliki karakter yang kuat dan "berani" dalam hal rasa.

Bakso Sakera menawarkan tekstur daging yang sangat kenyal, dengan ukuran yang lebih besar dari bakso pada umumnya. Kuahnya bening namun kaya rasa, menggunakan kaldu sapi murni yang dimasak dengan tulang sumsum, sehingga menghasilkan aroma yang menggoda. Yang membuatnya spesial adalah sambal baksonya yang pedasnya nampol, dibuat dari cabai rawit segar yang diulek kasar dengan tambahan jeruk limau untuk memberikan sensasi segar yang menyeimbangkan rasa pedas dan gurih.

Anda bisa memesan seporsi bakso urat, bakso telur, atau sekadar bakso kosong dengan tambahan mie kuning dan bihun. Jangan lupa untuk menambahkan pangsit goreng kering yang renyah sebagai pelengkap. Menyeruput kuah bakso yang hangat di sore hari sambil menikmati suasana Kota Pasuruan adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Mengapa Harus Mampir ke Pasuruan?

Kota Pasuruan seringkali menjadi titik transit menuju Malang atau Bromo. Namun, dengan adanya dua ikon kuliner ini, Anda memiliki alasan kuat untuk berhenti sejenak dan menikmati kelezatan lokal yang otentik. Keduanya menawarkan cita rasa yang sulit ditemukan di kota besar karena penggunaan bahan-bahan segar dan resep turun-temurun yang dijaga keasliannya.

Baik Dhe Gedangku maupun Bakso Sakera, keduanya membuktikan bahwa kuliner sederhana bisa menjadi daya tarik wisata yang luar biasa. Jangan ragu untuk bertanya kepada warga lokal tentang lokasi pastinya, karena meskipun terkenal, beberapa cabang mungkin tersembunyi di gang-gang kecil yang menambah kesan eksotis perjalanan kuliner Anda.

Tips Kuliner di Pasuruan

  • Datanglah di jam ramai: Kedua tempat ini biasanya ramai saat jam makan siang dan sore. Datanglah lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk yang nyaman.
  • Kombinasi Sempurna: Mulailah dengan Bakso Sakera yang hangat dan gurih, lalu akhiri dengan Dhe Gedangku yang manis dan segar sebagai pencuci mulut.
  • Bawa Uang Tunai: Beberapa warung legendaris mungkin belum menyediakan mesin EDC atau QRIS, jadi pastikan Anda membawa uang tunai dalam pecahan kecil untuk memudahkan transaksi.

Jadi, ketika Anda berada di jalur pantura atau singgah di Pasuruan, sempatkanlah waktu untuk menyusuri kekayaan rasa yang ditawarkan oleh Dhe Gedangku dan Bakso Sakera. Dijamin, perjalanan Anda akan terasa lebih bermakna dengan pengalaman kuliner yang autentik dan berkesan.

Galeri & Suasana

Eksplorasi Lanjutan

Cerita Terkait di KOTA PASURUAN

Warung Bendo Foto: Google Maps Restoran

Warung Bendo

Warung Bendo: Kehangatan Rasa Rumahan di Kota Pasuruan Di tengah dinamika pesisir Kota Pasuruan yang kaya akan jejak sejarah perdagangan, terselip tempat singg...

KOTA PASURUAN
2 min baca
WARUNG BU SUM Foto: Google Maps Restoran

WARUNG BU SUM

WARUNG BU SUM: Kehangatan Cita Rasa Otentik di Jantung Kota Pasuruan Tentang Warung Bu Sum Menjelajahi Kota Pasuruan tak lengkap rasanya tanpa mencicipi kekaya...

KOTA PASURUAN
1 min baca
DAPUR GOBYOS Foto: Google Maps Restoran

DAPUR GOBYOS

DAPUR GOBYOS: Sensasi Pedas Menggugah Selera di Jantung Kota Pasuruan Bagi pencinta kuliner bercita rasa pedas dan gurih khas Jawa Timuran, Kota Pasuruan menyi...

KOTA PASURUAN
2 min baca