Menyesap Sejarah dan Kopi di Taru Martani Coffee & Resto 1918
Yogyakarta selalu punya cara tersendiri untuk merawat ingatan masa lalu, salah satunya melalui kuliner. Bagi pencinta kopi dan penikmat atmosfer tempo dulu, Taru Martani Coffee & Resto 1918 adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Berdiri di kawasan pabrik cerutu legendaris yang telah beroperasi sejak tahun 1918, tempat ini menawarkan sensasi nongkrong yang unik dengan memadukan nilai sejarah kolonial dan gaya hidup modern.
Tentang Taru Martani Coffee & Resto 1918
Resto dan kafe ini menempati area luar dari PT Taru Martani, pabrik cerutu tertua di Indonesia yang masih aktif hingga saat ini. Arsitektur bangunan bergaya Hindia Belanda dengan langit-langit tinggi dan pilar-pilar kokoh menjadi latar belakang utama yang memberikan kesan nostalgia yang kuat. Pengunjung tidak hanya disuguhi kopi berkualitas, tetapi juga diajak merasakan atmosfer era awal abad ke-20. Tempat ini sangat populer baik di kalangan anak muda yang mencari ruang kerja komunal (coworking space) yang tenang, maupun keluarga yang ingin bernostalgia.
Fasilitas
Untuk menunjang kenyamanan para pengunjung, Taru Martani Coffee & Resto 1918 menyediakan berbagai fasilitas yang cukup lengkap, antara lain:
- Area semi-outdoor yang luas dan rindang di bawah pepohonan besar.
- Area indoor ber-AC yang nyaman untuk bekerja atau mengadakan pertemuan.
- Koneksi Wi-Fi yang stabil dan stop kontak di berbagai sudut meja.
- Live music pada hari-hari tertentu untuk menemani suasana malam.
- Area parkir yang luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
- Mushola dan toilet yang bersih.
Lokasi
Taru Martani Coffee & Resto 1918 berlokasi sangat strategis di pusat Kota Yogyakarta, tepatnya di Jl. Kompol Bambang Suprapto No.2A, Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya yang dekat dengan Stasiun Lempuyangan membuatnya sangat mudah diakses oleh wisatawan lokal maupun luar daerah.
Harga & Informasi Praktis
Menu yang ditawarkan sangat beragam dengan harga yang relatif terjangkau untuk ukuran kafe bersejarah di tengah kota. Pengunjung dapat menikmati berbagai varian kopi Nusantara, minuman non-kopi tradisional, hingga hidangan utama khas Indonesia dan Barat. Rata-rata harga makanan dan minuman berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 50.000 saja.